Solusi Tentang Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Anak

Alex Woles – Jujur saat ini saya sedang kehabisan ide untuk menulis sebuah artikel, kemudian saya buka facebook dan seketika itu hati saya tersentak karena melihat foto profil Erlita Hersanti yang cantik 😀

#MODUS

Selain itu yang membuat saya tertarik  adalah pertanyaan yang ia tulis dalam statusnya yang menyinggung tentang kekerasan seksual pada anak

Kemudian saya mencoba menanggapi dan memberikan jawaban (opini) mengenai  pertanyaan mbak Erlita Hersanti tersebut melalui artikel ini.kekerasan seksual

Apa itu kekerasan seksual pada anak ?

Kekerasan seksual pada anak atau sering disebut “Child sexual abuse” adalah suatu bentuk penyiksaan yang dilakukan oleh orang dewasa atau orang yang lebih tua yang dilakukan kepada anak-anak untuk rangsangan seksual.

Bentuk-bentuk pelecehan ini termasuk meminta atau menekan seorang anak untuk melakukan aktivitas seksual seperti :

  • Memberikan paparan yang tidak senonoh (melihat/memperlihatkan kelamin)
  • Menampilkan pornografi (nobar bokep misalnya)
  • Melakukan hubungan seksual terhadap anak-anak (kontak fisik alat kelamin)
  • Dan lain sebagainya

OKE LANJUT..!!!

Apa dampak dari kekerasan seksual pada anak ?

Pelecehan seksual pada anak dapat mengakibatkan efek serta dampak buruk baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Ada 3 dampak yang akan dialami korban kekerasan dan pelecehan seksual yaitu :

  1. Dampak Psikologis

Dari sekian banyak studi kasus sebanyak 80% korban kekerasan dan pelecehan seksual mengalami trauma yang mendalam, selain stres korban akan mengalami gangguan pada fungsi otak serta perkembangan mentalnya juga akan terhambat. (Seperti saya)

Quotes :

“Saya juga termasuk orang yang terkena dampak psikologis tersebut karena dulu di masalalu saya juga mengalami trauma extrime 😀 hingga sekarang mental saya masih terpecah Baca selengkapnya disini”

  1. Dampak Fisik

Kekerasan dan pelecehan pada anak dapat menyebabkan luka internal dan pendarahan. Pada kasus yang parah, kerusakan organ internal dapat terjadi dan dapat menyebabkan kematian. Hal ini dipengaruhi oleh umur korban dan tingkat kekuatan pelaku saat melakukan kejahatannya.

  1. Dampak Sosial

Korban kekerasan dan pelecehan seksual sering dikucilkan dalam kehidupan sosial. Hal inilah yang seharusnya kita hindari karena korban pastinya butuh motivasi serta dukungan moral untuk bangkit menjalani kehidupannya.

Apa yang harus kita lakuakan ?

Setelah kita tahu dampak kekerasan dan pelecehan seksual pada anak maka perlu adanya pencegahan dan pemulihan

Siapa yang bertanggung jawab ?

Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Namun saya telah membagi 3 peran untuk proses pencegahan dan pemulihan yaitu :

1.Peran keluarga

Pertama yang harus dilakukan adalah memberikan rasa aman kepada anak untuk bercerita. Setelah mendapatkan informasi dan bukti bahwa anak mengalami pelecehan seksual segera bawa anak kepada para ahli (psikolog, konselor, psikiater) yang biasa menangani korban pelecehan seksual.

Agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat untuk memulihkan kondisi psikologis anak akibat trauma yang ditimbulkan (Jangan sampai terlambat seperti saya) 😀

2.Peran lingkungan

Saat ini untuk mengatasi kasus pelecehan seksual secara hukum telah ada undang-undang yang mengaturnya secara jelas (UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak)

Tapi menurut saya ini masih kurang karena upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif, artinya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak (orang tua atau keluarga) saja, melainkan harus terintegrasi dengan pemerintah, lembaga kemasyarakatan, sekolah, tenaga profesional, dan sebagainya yang memiliki konsentrasi terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak.

3.Peran Iman

Kekerasan dan pelecehan seksual pada anak terjadi bukan karena ada niat pelakunya tapi karena ada kesempatan.

Waspadalah..! Waspadalah..!

Yupz di akhir postingan ini saya ingin menyerukan kepada kita semua untuk introspeksi diri

Seberapa tebal iman kita, apakah kita pernah melihat bokep ?

Jika pernah berarti kita sama wkwkwkwk… 😀

Yuk sama-sama kita tobat, jangan sampai kita khilaf dan menjadi pelaku.

Jika kita melihat dan atau keluarga kita menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual. Jangan diam saja segera laporkan pelaku yang melakukan tindakan tersebut, agar bisa memberikan efek jera kepada siapapun yang melakukan dan atau berniat melakukan tindakan pelecehan/kekerasan seksual pada anak.

Mohon maaf postingan ini agak panjang karena saya tulis selama 2 hari

Semoga bermanfaat

 

Matur Suwun

 

 

-Alex Woles-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s